Saudaraku pernah engkau temui berita tentang keracunan masal? Padahal malam hari makanan baru dimasak segar dan bersih dengan porsi besar untuk dihidangkan pada acara pagi harinya..
Pernahkah pula engkau mendengar seorang yang sehat dan bugar yang sangat jarang sekali sakit, tiba-tiba mendadak sakit parah? Dan itu diketahui tatkala setelah cek lab medis, bahkan terkadang ada yang tidak terdeteksi secara medis..
Rasulullah ﷺ telah sampaikan suatu hadits pada kita..
فَإِنَّ فِي السَّنَةِ لَيْلَةٌ يَنـْزِلُ فِيْهَا وَبَاءٌ لاَ يَمُرُّ بِإِناَءٍ لَيْسَ عَلَيْهِ غِطَاءٌ أَوْ سِقَاءٍ لَيْسَ عَلَيْهِ وِكَاءٌ إِلاَّ نَزَلَ فَيْهِ مِنْ ذَلِكَ الْوَبَاءِ .
(HR. Bukhari, 3/1195, 3106)
●》Bisa jadi itulah diantara sebabnya yaitu lupa/enggan menutup gelas minuman ataupun makanan kita di suatu malam (dimana bertepatan dengan turunnya wabah) tersebut..
Oleh karenanya Nabi ﷺ bersabda :
وَأَوْكُوا الْأَسْقِيَةَ وَخَمِّرُوا الطَّعَامَ وَالشَّرَابَ
(HR. Bukhori 5624)
وَأَوْكُوا الْأَسْقِيَةَ وَخَمِّرُوا الطَّعَامَ وَالشَّرَابَ وَلَوْ أَنْ تَعْرُضُوا عَلَيْهِ بِعُودٍ
(HR. Ahmad 14597)
Imam An-Nawawi rahimahullah berkata:
💬 "Perintah Nabi Shallallahu alaihi wasallam- untuk menutup bejana ini bertujuan untuk memperoleh keselamatan dari gangguan setan. Allah Ta'ala menjadikan hal itu sebagai sebab terhindarnya seorang hamba dari gangguannya, karena setan tidak bisa membuka bejana, jika sebab yang disebutkan tadi (dengan menyebut nama Allah) dilakukan."
(Syarah Shahih Muslim, 13/185)
(Syarah Shahih Muslim, 13/185)
Tutuplah makan dan minummu.. jika tak engkau jumpai satu tutup pun untuk menutup, maka tutuplah dengan ranting/pen/pensil dan sebutlah nama Allah saat menutupnya..

Tidak ada komentar:
Posting Komentar